Melalui IRIFair 2025 BRIN Tegaskan Pentingnya Pembinaan Talenta Sejak Dini

Mar 26, 2025 by Indah Zumrotun


*Published on brin.go.id on 18 March 2025

Jakarta - Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional dengan kembali menghadirkan kompetisi Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2025 serta Apresiasi Talenta. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Edy Giri Rachman Putra, menegaskan pentingnya pembinaan talenta sejak dini untuk menghasilkan SDM unggul di bidang riset dan inovasi.

"BRIN memiliki tanggung jawab dalam manajemen talenta, yang dilakukan secara terstruktur, komprehensif, dan berkelanjutan. Program IRIFair dan Apresiasi Talenta ini bertujuan memunculkan ekosistem riset dan inovasi, yang mampu berkontribusi secara nasional serta global," ujar Edy dalam Webinar Sosialisasi Program Apresiasi dan Kompetisi IRIFair BRIN, Senin (17/3).

IRIFair merupakan ajang kompetisi ilmiah bagi mahasiswa tingkat akhir yang telah menyelesaikan skripsi atau tesisnya. IRIFair 2024 menjadi wadah eksplorasi, ekshibisi dan kompetisi bagi talenta muda riset inovasi Indonesia. IRIFair juga menggali potensi, meningkatkan kreativitas, dan memberikan apresiasi kepada talenta muda di bidang riset dan inovasi.

Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari menjelaskan, IRIFair bertujuan mencari dan membina talenta riset dan inovasi di Indonesia. "IRIFair adalah kompetisi riset tugas akhir bagi mahasiswa D4, S1, dan S2 yang sudah dinyatakan lulus dalam sidang tugas akhir. Kami ingin menjaring talenta potensial yang nantinya dapat berlanjut ke program di Manajemen Talenta BRIN," terang Ajeng.

Kompetisi ini terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu Scholar Research Competition (SRC), Research Poster Competition (RPC), dan 3-Minute Research Pitch Competition (3MR). Pendaftaran IRIFair 2025 dibuka mulai 10 Maret hingga 20 Juli 2025, dengan penganugerahan pemenang pada Oktober 2025.

Para pemenang akan mendapatkan berbagai manfaat, misalnya pada kompetisi SRC pemenang akan mendapatkan uang tunai, piala, piagam, bantuan riset, serta kesempatan mengikuti program Degree by Research (DBR) dan Research Assistant.

Untuk Finalis kompetisi ini akan mendapatkan bantuan riset, piagam, dan kesempatan mengikuti program yang sama. Sedangkan pemenang kompetisi RPC dan 3MR hadiah yang didapatkan berupa uang tunai dan piagam.

Sementara itu, pemenang IRIFair 2024 untuk bidang technology and engineering sciences, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dewi menilai, IRIFair sebagai ajang strategis untuk memperluas jejaring dan mempresentasikan hasil penelitian. "IRIFair memberi peluang besar bagi peneliti muda untuk berkompetisi secara nasional dan berjejaring dengan para ahli, serta peneliti dari berbagai institusi," ungkap Dita.

Senada dengan Dita, finalis IRIFair 2023 Robiah Oktiavi mengungkapkan, IRIFair membuka peluang bagi peserta untuk melanjutkan riset, salah satunya melalui skema DBR di BRIN.

"Setelah IRIFair, saya mendapat manfaat dengan mengenal berbagai kegiatan riset dari Kelompok Riset BRIN. Hal tersebut memudahkan saya memilih Pusat Riset yang sesuai dengan latar belakang dan minat saya," kata Robiah.

Selain IRIFair, BRIN bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI menggelar program Apresiasi Talenta. Program ini memberikan penghargaan kepada ilmuwan dan praktisi yang memiliki rekam jejak riset unggul, serta kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

BRIN memiliki berbagai jenis apresiasi, yaitu Habibie Prize, Indonesia Innovator Award, Sarwono Award, Nurtanio Award, dan Siwabessy Award.

“Proses talent scouting berlangsung sepanjang tahun melalui website www.apresiasitalenta.brin.go.id. Para peminat dapat mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah data pendukung. Kami akan memverifikasi dan memvalidasi data berdasarkan rekam jejak" jelas Ajeng.

Dirinya menambahkan, hasil verifikasi akan diserahkan kepada Dewan Juri untuk penilaian substansi. Selanjutnya, akan dilakukan rapat penetapan penerima apresiasi, yang diakhiri dengan seremoni pemberian apresiasi.

Pada akhir sambutannya Edy berharap, melalui IRIFair dan Apresiasi Talenta, BRIN dapat menjaring dan membina lebih banyak SDM unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan riset dan inovasi di Indonesia.

"Kami berharap, dalam 20 hingga 25 tahun ke depan, para peserta IRIFair 2025 dapat menjadi penerima Apresiasi Talenta seperti Habibie Prize. Hal ini merupakan langkah awal untuk akselerasi talenta muda menjadi pemimpin riset di masa depan." pungkas Edy. (Jnn/ed. ns)